Tata Cara Sholat Jenazah (Bacaan Shalat Jenazah)^

Arie Pinoci ~ [UPDATE] Tata Cara Sholat Jenazah | Bacaan Doa dan Hukum Sholat Jenazah: Selain shalat fardu 5 waktu, ada satu shalat Fardhu Kifayah yaitu "Sholat Jenazah". Shalat Jenazah atau sholat Ghoib berbeda dengan shalat biasa, shalat ini gak memakai ruku’, sujud, i’tidal dan tahiyyat, hanya dengan 4 takbir dan 2 salam, yang dilakukan dalam keadaan berdiri.

Tata Cara Shalat Jenazah

Berikut Rukun Shalat Jenazah yang terdiri dari 8 rukun, yang Hukumnya "Fardhu Kifayah" artinya jika tidak ada yang men'shalati, semua akan berdosa.

Rukun Shalat Jenazah

[1] Niat

Setiap shalat dan ibadah lainnya kalo gak ada niat dianggap gak sah, termasuk niat melakukan Shalat jenazah. Niat dalam hati dengan tekad dan menyengaja akan melakukan shalat tertentu saat ini untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT.
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah : 5).

Hadits Rasulullah SAW dari Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya." (HR. Muttafaq Alaihi).

[2] Berdiri Bila Mampu

Shalat jenazah sah jika dilakukan dengan berdiri (seseorang mampu untuk berdiri dan gak ada uzurnya). Karena jika sambil duduk atau di atas kendaraan [hewan tunggangan], Shalat jenazah dianggap tidak sah.

[3] Takbir 4 kali

Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi ketika menyolatkan jenazah.
Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyolatkan jenazah Raja Najasyi (shalat ghaib) dan beliau takbir 4 kali. (HR. Bukhari : 1245, Muslim 952 dan Ahmad 3:355)

Najasyi dikabarkan masuk Islam setelah sebelumnya seorang pemeluk Nasrani yang taat. Namun begitu mendengar berita kerasulan Muhammad SAW, beliau akhirnya menyatakan diri masuk Islam.

[4] Membaca Surat Al-Fatihah

[5] Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

[6] Doa Untuk Jenazah


Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW:
"Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya." (HR. Abu Daud : 3199 dan Ibnu Majah : 1947).

Diantara lafaznya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW antara lain:
"Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ madkhalahu, waghsilhu bil-ma’i watstsalji wal-baradi."

[7] Doa Setelah Takbir Keempat

Misalnya doa yang berbunyi :
"Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu.."

[8] Salam

*****

Syarat Shalat Jenazah

» Shalat Jenazah sama halnya dengan Sholat yang lain, yaitu harus menutup aurat, suci dari hadast besar dan kecil, suci badan, pakaian dan tempatnya serta menghadap kiblat.

» Mayit sudah di mandikan dan juga telah di kafani.

» Letak mayit di sebelah kiblat orang yang menyolati, kecuali kalau sholat di letakan di atas kubur atau sholat ghaib.

*****

Tata Cara dan Doa Sholat Jenazah

[1] Lafazh Niat Shalat Jenazah

Niat Shalat Jenazah Laki-Laki

"Ushallii ‘alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin (makmuuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa.."

Niat Shalat Jenazah Wanita

"Ushallii 'alaa haadzihil mayyitati fardlal kifaayatin (makmuuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa.."

Artinya:
"Aku niat shalat atas jenazah ini (Laki-Laki/Wanita), fardhu kifayah sebagai (makmum/imam) lillaahi ta’aalaa.."

[2] Takbir Pertama

الله أكبر
"Allahu Akbar"

Membaca Surat "Al Fatihah"

Surat Al Fatihah

"Bismillahirrahmanirrahim"
"Alhamdulillahi rabbil 'alamiin.."
"Arrahmaa nirrahiim.."
"Maaliki yaumiddiin.."
"Iyya kana'budu waiyyaa kanasta'iin.."
"Ihdinaasshirratal mustaqiim.."
"Shiratalladzina 'an’amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim waladhdhaaliin.."


[3] Takbir Kedua

الله أكبر
"Allahu Akbar"

Membaca Shalawat kepada Nabi SAW:

أللهم صَلِّ علي سيدنامحمد وعلي ألِ سيدنا محمد كما صَلَيْتَ علي سيدنا إبراهيم وعلي أل سيدنا إبراهيم وبارِكْ علي سيدنا محمد وعلي أل سيدنا محمد كما باركت علي سيدنت إبراهيم وعلي أل سيدنا إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد

"Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad kama shallaita 'ala sayyidina Ibrohim wa 'ala Sayyidina Ibrohim wa barik 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Sayyidina Muhammad kama barakta 'ala Sayyidina Ibrahim wa 'ala ali Sayyidina Ibrahim fil 'alamina innaka hamidun majid.."

[4] Takbir Ketiga

الله أكبر
"Allahu Akbar"

Membaca:
"Allahummagh firlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu.."

Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia"

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Artinya:
Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.

[5] Takbir Keempat

الله أكبر
"Allahu Akbar"

Membaca:
اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ واغْفِرْ لنا ولَهُ

"Allahumma la tahrim naa 'ajrahu walaa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.."

Artinya:
"Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya"

[6] "Salam" Kekanan dan Kekiri

"Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.."


Catatan: Jika jenazah wanita, lafazh ‘hu’ diganti ‘ha’.

Itulah urutan tata cara dan doa sholat jenazah serta rukun dan juga hukum shalat jenazah yang bisa kamu ketahui. Semoga tata cara sholat jenazah/mayit diatas bisa bermanfaat. Selalu ingat "Setiap makhluk yang hidup pasti akan mengalami kematian." Ditulis Arie Pinoci dari heritok.com.
Advertisement
Buat sobat Blogger dan juga para Pengunjung yang Tampan dan Cantik Mempesona Stralala Baik Hati Tidak Sombong Rajin menabung dan Sebagainya, kalo mau COPAS boleh aja kok. Tapi kalo GAK Keberatan harap cantumkan SUMBER dari Blog ini atau Link Dofollow ke Blog ini eeaa Kaka.. Thanks..
Share This

18 comments:

  1. terimakasih atas info-nya.......
    bermanfaat banget nih buat ujian praktek saya......

    BalasHapus
  2. nih do`a yg lengkap
    Auf bin Malik radhiallahu anhu berkata:
    صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى جَنَازَةٍ فَحَفِظْتُ مِنْ دُعَائِهِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ قَالَ حَتَّى تَمَنَّيْتُ أَنْ أَكُونَ أَنَا ذَلِكَ الْمَيِّتَ
    “Suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menshalatkan jenazah, dan saya hafal do’a yang beliau ucapkan: “ALLAHUMMAGHFIR LAHU, WARHAMHU, WA ‘AAFIHI, WA’FU ‘ANHU. WA AKRIM NUZULAHU, WA WASSI’ MUDKHALAHU. WAGHSILHU BILMAA`I WATS TSALJI WAL BARADI, WA NAQQIHI MINAL KHATHAAYAA KAMAA NAQQAITATS TSAUBAL ABYADHA MINAD DANASI. WA ABDILHU DAARAN KHAIRAN MIN DAARIHI, WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLIHI, WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAUJIHI. WA ADKHILHUL JANNATA, WA A’IDZHU MIN ‘ADZAABIL QABRI, AU MIN ‘ADZAABIN NAAR. (Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia, dan maafkanlah ia. Muliakanlah tempat kembalinya, lapangkan kuburnya. Bersihkanlah ia dengan air, salju, dan air yang sejuk, dan bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran. Gantilah rumahnya -di dunia- dengan rumah yang lebih baik -di akhirat- serta gantilah keluarganya -di dunia- dengan keluarga yang lebih baik, dan istri di dunia dengan istri yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka).” Hingga saya (Auf) berangan-angan seandainya saya saja yang menjadi mayit itu.” (HR. Muslim no. 963)

    BalasHapus
  3. makasih info sholat jenazahnya

    BalasHapus
  4. Takbir 3 dan 4 itu doa ya?

    BalasHapus
  5. Makasih atas infonya

    BalasHapus
  6. makasih infonya sob, lumayan bwat ngapalin untuk ujian praktek saya..

    BalasHapus
  7. thks sob...
    sangat membantu bagit... bagi saya seorang pelajat ... :D

    BalasHapus
  8. Terimakasih atas infonya, sangat membantu :)

    BalasHapus
  9. Alhamdulillah, terima kasih atas infonya. Saya simpan untuk saya hafal dan terapkan :)

    BalasHapus
  10. buat uprak coyyy~ thx

    BalasHapus
  11. thanks brow,sangat b'guna sekali Update an anda?karena buat UPK agama ntar Siang?

    BalasHapus
  12. Subhanallah... ini sangat membantu,,, terima kasih.

    BalasHapus
  13. Alhamdulillah akhirnya saya tau hikmahnya.
    Makasih atas Infonya

    BalasHapus
  14. save page sob thx

    BalasHapus
  15. Tho bro buat ujian praktek nanti pagi cut!!!!!!

    BalasHapus

Tolong Komentar Sesuai Topik Postingan ya Gan...

 
Top